Pengerjaan Logam Dengan Mesin

Pengerjaan Logam Dengan Mesin

 

Judul buku                  : Pengerjaan Logam Dengan Mesin

Pengarang buku          : Ing. Alois SCHONMETZ

Ing. Peter SINNL

Ing. Johann HEUBERGER

Bekerjasama dengan : Ing. Oskar HEROSOVSKY

Ing. Hugo RATHPOLLER

Ing. Walter REITER

Penerbit buku              : Angkasa

Kota penerbit              : Bandung

Tahun terbit                 : 1985

Tebal buku                  : 367 halaman

 

Sinopsis

Arti dari mesin itu sendiri ada banyak menurut pendapat pribadi masing-masing. Akan tetapi, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia mesin berarti perkakas untuk menggerakkan atau membuat sesuatu yang dijalankan dengan roda, digerakkan oleh tenaga manusia atau motor penggerak, menggunakan bahan bakar minyak atau tenaga alam. Teknik  berarti pengetahuan dan kepandaian membuat sesuatu yang berkenaan dengan hasil industri.

Buku ini sebelum diterjemahkan berjudul Fachkunde Fur Metallberufe pada tahun 1977 dengan hak cipta 1977 oleh BOHMANN VERLAG AG, Wien. Kemudian diterjemahkan dengan hak penerbitan dalam Edisi BAhasa Indonesia pada Penerbit Angkasa (Anggota IKAPI), Bandung, tahun 1985. Penerjemahan buku ini dilakukan oleh Diplom-Ing Eddy D. Hardjapamekas.

Buku berjudul pengerjaan logam dengan mesin memiliki 7 (tujuh)  yaitu pengerjaan dengan mesin pengelupas serpih, membubut, meraut, pengasahan, pengetaman, peluasan, dan penggarapan secara halus. Yang terdiri dari beberapa sub berikut penjelasan singkatnya yaitu sebagai berikut.

  1. Pengerjaan dengan mesin pngelupas serpih
  2. Pembentukan serpih

Pembentukan dengan mesin perkakas yang mengelupaskan serpih, menunjukan gejalla-gejala yang sama seperti pada perkakas mesin manual.

  1. Membubut

Di dalam bab ini masih dibagi menjadi 6  sub, yaitu:

  1. Proses pembubutan

Dalam proses pembubutan berbeda dari proses pengerjaan logam lainnya yang biasanya alat perkakas yang digerakkan dan benda kerja yang diam tetapi di proses pembubutan dibalik yaitu benda kerja yang bergerak dan alat potongnya yang diam. Pada mesin bubut untuk mengerjakan benda – benda silindris.

  1. Perkakas bubut

Diantara banyak alat perkakas, perkakas yang paling penting  bagi seorang mekanik  yaitu pahat bubut. Perkakas lainnya yaitu: bor, panitik, kikir, dan sebagainya. Bagian dari pahat bubut adalah kepala penyayat (mempunyai sisi pwnyayat) dan batang/gagang (untuk mengeratkan).

  1. Pemmbuatan pahat bubut

Dalam pembuatan pahat bubut memiliki banyak sekali caranya tergantung dari bahan yang digunakan.

  1. Penjepitan pahat bubut

Penjepitan pahat bubut harus memenuhi dua tuntutan diantaranya, yaitu: pahat harus digunakan sedemikian rupa sehingga tidak akan copot akibat gaya yang berkerja dan pahat harus dijepit denga posisi pahat yang tepat terhadap benda kerja.

  1. Perawatan dan pemeliharaan mesin-mesin bubut

Pengadaan mesin sangat memakan biaya, karenanya pada pengerjaan menggunakan mesin haruslah digunakan sebagaimana mestinya oleh mekanik. Sehingga perusakan yang ditimbulkan dapat  seminimalisir mungkin.

  1. Mesin-mesin bubut khusus

Mesin-mesin khusus ini diantarannya yaitu:

  • Mesin bubut tiru
  • Mesin bubut relief
  • Mesin bubut lintang
  • Mesin bubut korsel
  • Mesin bubut revolver
  • Otomat bubut
  1. Meraut (memfrais)

Di dalam bab ini masih dibagi menjadi 9 sub, yaitu:

  1. Perautan giling

Ada dua cara perautan yang istilah disesuaikan dengan arah gigi peraut terhadap benda kerja, yaitu: perautan menyongsong dan perautan sejalan.

  1. Perautan muka

Perautan ini lebih ekoonomis dari perautan giling karena bdang-garapan yang lebih besardan rata.

  1. Pekerjaan perautan pada umumnya

Diantaranya yaitu:

  • Perautan suatu alur memanjang pada benda silindris
  • Perautan lubang lubang panjang yang menembus dengan peraut lubang panjang
  • Perautan sebuah alur panjang dengan peraut cakram
  1. Mesin raut

Diantaranya yaitu:

  • Mesin raut konsol
  • Mesin raut mendatar
  • Mesin raut universal
  • Mesin raut bangku
  • Mesin raut tiru
  • Mesin rautpenyalin untuk penyalin tidak langsung
  • Mesin raut otomatis
  1. Pekerjaan pekerjaan mesin pembagi

Diperlukan jika pada permukaan benda kerja harus dibuat celah atau lekukan pada setiap jarak tertantu.

  1. Konstruksi kepala pembagi universal
  2. Perautan giling
  3. Pengetahuan dan penebasan giling
  4. Pengasahan giling
  5. Pengasahan

Pada bab ini masih dibagi menjadi 7 (tujuh) sub, yaitu:

  1. Cakram asah

Merupakan bahan  bundar hasil pengempaan atau penuangan antara butiran pengasah dengan bahan pengikat.

  1. Pengasahan bidang

Pengasahan yang dilakukan baik dengan mantel ataupun dengan sisi muka cakram.

  1. Pengasahan memajang
  2. Pengasahan bidang meja bundar
  3. Pengasahan bundar
  4. Pengasahan bundar luar tanpa senter
  5. Pengasahan ulir
  6. Pengetaman dan penebasan
  7. Proses pengetaman
  8. Cara cara pengetaman
  9. Mesin tebas mendatar
  10. Mesin ketam panjang
  11. Mesin tebas tegak
  12. Peluasan
  13. Cara peluasan
  14. Penggarapan sangat luas
  15. Pengasahan halus dan sangat halus
  16. Honing (pengasahan gosok)
  17. Penggarahan (pengasahan sebuk)
  18. Pembubutan sangat halus, pemboran sangat halus

 

Kelebihan :

Di dalam buku ini rangkaian pengerjaan pada mesin perkakas yang sering sekali rumit, di dalam buku ini cara pengrjaan logam pada mesin perkakas secara perkakas secara terperinci dan dilengkapi gambar ilustrasi yang jelas, dengan demikian membantu pembaca membayangkan atau menggambarkan setiap penjelasan di dalam buku ini. Buku ini juga dikemas seminimalis mungkin

 

Kekurangan :

Di dalam buku ini terdapat kosa kata yang tidak baku sehingga terkadang kata yang tersusun agak membingungkan.

 

Buku ini dapat Anda pinjam di Perpustakaan Fakultas Teknik UNY

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + 7 =